Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

KEINDAHAN YANG TERSEMBUNYI (Posted in English: THE HIDDEN BEAUTY)


Keindahan yang Tersembunyi

Siapa bilang bahwa malam selalu kelam…

Langit yang gelap membuat pijar bintang terlihat terang,

cahaya bulan berpendar indah,

dan kunang-kunang terbang tampak bagaikan titik-titik cahaya melayang di udara.

Semua momen memiliki keindahannya sendiri.

Hanya… bisakah dan maukah kita melihatnya ??

 

ADA WAKTUNYA

Bila setengah sisi bumi diselimuti kegelapan malam, matahari sedang menyinari setengah sisi bumi yang lain. Begitu pula sebaliknya. Ketika fajar menyingsing dan matahari memancarkan cahayanya di ufuk timur, di belahan bumi yang lain mentari sedang pelahan tenggelam. Semua terjadi dalam waktu yang telah ditetapkan.

Seperti itulah kehidupan. Tak ada yang berlangsung selamanya, meski kita menginginkannya. Tidak segala hal terjadi tepat seperti yang kita mau. Kita ingin semua berjalan mulus tanpa hambatan. Kita ingin semua baik-baik saja dan tak ada masalah. Kita ingin cepat mencapai tujuan, seperti menaiki pesawat terbang melintasi langit menuju negeri di seberang lautan. Tetapi untuk menyeberangi lautan tak selalu harus dengan pesawat terbang. Lebih sering kehidupan membawa kita menaiki kapal mengarungi samudera, merasakan terpaan anginnya, deburan ombaknya, hempasan gelombangnya, bahkan guncangan badainya. Untuk melaluinya dibutuhkan waktu, keteguhan, dan kegigihan.

Sebagai anak Tuhan, harapan kita adalah berjalan dari kemuliaan kepada kemuliaan. Tetapi jangan lupa bahwa semua hasil akhir selalu melewati proses. Jika kita menginginkan sebuah kehidupan dengan pencapaian demi pencapaian yang semakin tinggi, maka hal yang tak bisa dihindari adalah serangkaian proses demi proses. Tak jarang kita harus melewati saat-saat yang sulit, hingga seakan-akan tak sanggup lagi. Tetapi seperti kata Pengkhotbah…

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap, ada waktu untuk menari” (Pengkhotbah 3:1, 4)

Semua ada ‘time limit’ nya.

Masalah tak akan berlangsung selamanya.

Hal yang menyedihkan juga pasti akan berlalu.

Jadi janganlah membiarkan diri kita terpuruk.

Semua proses pasti ada ujung akhirnya.

 

Mungkin ada tanya terselip dalam hati, mengapa Tuhan tidak membuat semuanya lebih mudah, lebih cepat, lebih ringan?

 

KEKEKALAN DALAM HATI

475156aa2de6e6c0eca858ab30db6469Semua yang terjadi memiliki tujuan. Setiap proses yang kita lalui dalam hidup ini akan mengikis ego kita, merendahkan hati kita, melemahkan kedagingan kita, membentuk kita dari segala sisi. Lalu apa yang tersisa setelah semua berakhir? Pengkhotbah berkata; “Ia membuat segala sesuatu INDAH pada waktunya, bahkan Ia memberikan KEKEKALAN DALAM HATI mereka.” (Pengkhotbah 3:11a).  Yaitu sesuatu yang teguh, lebih kuat dari masalah apapun, tak goyah meski badai kehidupan menerpa. Sebuah karakter Ilahi dan iman yang murni.

“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api–sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.”  (1 Petrus 1:7)

 

MELIHAT YANG TAK TERLIHAT

Tuhan tidak hanya menunggu kita mencapai tujuan. Tetapi Tuhan juga pasti akan menolong kita melalui setiap proses dalam hidup ini. Satu masa yang kita lalui bersama Tuhan, akan memperlengkapi kita untuk melewati masa selanjutnya dengan standart yang lebih tinggi.

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”  (Roma 5:3-5)

Jadi, jika suatu saat kita berada pada suatu masa dimana segala sesuatunya berjalan tidak seperti yang kita harapkan, masalah datang silih berganti, dan kemajuan yang kita harapkan ternyata berjalan sangat lambat… Ingatlah bahwa semua itu berguna untuk mengeluarkan bagian termurni dari diri kita. Berikan respon terbaik dan biarkan Roh Kudus bekerja melalui semua yang sedang terjadi. Buka mata rohani kita agar dapat melihat yang tak terlihat, bahwa Tuhan selalu memberikan keindahan dalam setiap situasi, bahkan di malam yang tergelap.

Teruslah berharap “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” (Amsal 23:18)

 

Oleh : Sella Irene – Beautiful Words

 

 

Photo Credit : Google Images

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,423 other followers

Archives

%d bloggers like this: