Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

MUSIM-MUSIM KEHIDUPAN


Hidup adalah perjalanan waktu dalam menempuh pergantian musim demi musim.

Setiap musim adalah musim yang baru karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Seorang anak kecil hidup dalam musimnya sebagai kanak-kanak. Ketika bertumbuh menjadi dewasa, dia akan memasuki musim-musim yang tak lagi didominasi oleh “dunianya” sendiri, tetapi mulai dibebani berbagai kebutuhan dan tanggung jawab. Demikian pula musim bagi sepasang pengantin baru tentu berbeda dengan musim ketika mereka kelak memiliki anak-anak, menantu, cucu, dan seterusnya. Semua berjalan seiring siklus perjalanan kehidupan manusia.

MUSIM TAK TERDUGA

Yang kita bicarakan di atas adalah musim-musim yang kita tahu hampir semua orang mengalaminya. Kita bahkan bisa memprediksi kapan musim itu akan datang. Kita bisa menghitung kurang lebihnya dan mempersiapkan diri sebaik yang kita bisa. Kita bisa menyiapkan fisik, mental, bahkan perencanaan finansial. Tetapi sesempurna apapun persiapan dan perencanaan kita, tetap saja kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada musim yang akan datang!

“Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.” (Amsal 16:9)

Sebuah kejutan bisa terjadi! Musim yang tak terduga bisa datang secara tiba-tiba dan “memaksa” kita mengubah rencana, bahkan membelokkan arah hidup kita. Tentu menyenangkan bila musim tak terduga itu adalah musim yang indah. Tetapi kerap kali “musim tak terduga” itu adalah sesuatu yang tidak menyenangkan, bahkan berat untuk dilalui. Tapi kita tak bisa lari dari kenyataan. Tiada pilihan lain selain kita harus menjalaninya hingga musim yang baru datang lagi! Namun jangan gentar dan jangan berkecil hati, sebab kita memiliki sebuah janji kudus dari Tuhan:

“Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.” (Yesaya 46:4)

Itu adalah janji Tuhan bagi anak-anakNya. Orang yang menaruh kepercayaannya kepada Tuhan tidak akan dibiarkan berjalan sendiri. Saat “musim yang berat” itu datang, penyertaan-Nya selalu LEBIH DARI CUKUP bagi kita.

TUHAN SELALU ADA

Alkitab telah mencatat bukti penyertaan Tuhan atas umat pilihan-Nya! Umat Israel melewati berbagai musim yang tidak mudah. Pada mulanya mereka menikmati previlage di Mesir selama pemerintahan Yusuf. Segala kebutuhan mereka sangat terjamin sampai kemudian keadaan berubah drastis. Musim yang baru pun tiba, dan musim itu membawa Israel ke dalam perbudakan.

Di tengah penderitaan itu datanglah secercah harapan akan kebebasan. Mereka pun melangkah keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian. Namun ternyata untuk menuju ke sana mereka harus mengalami “musim padang gurun” dalam kurun waktu yang tidak sebentar, yaitu 40 tahun. Dan ketika tanah perjanjian telah terpampang di depan mata, tidak serta merta mereka bisa tinggal dengan nyaman di sana. Mereka harus merebutnya melalui peperangan demi peperangan.

Semua musim yang harus mereka jalani sangat panjang dan membutuhkan pengorbanan. TETAPI LIHATLAH….. TUHAN SELALU ADA DI DALAM SETIAP MUSIM ITU!!!

Keberadaan Yusuf di Mesir merupakan bukti bahwa Tuhan adalah Allah Maha Tahu yang telah mempersiapkan segala sesuatu untuk memelihara umat-Nya dari  kelaparan, jauh sebelum peristiwa itu terjadi. (Sumber: Kejadian 50:20 ; Mazmur 105:16-17)

Sepuluh tulah di Mesir adalah demonstrasi kuasa Tuhan untuk membebaskan umat-Nya. (Sumber: Keluaran 7:1-5)

Tanah Gosyen tempat orang Israel tinggal yang terluput dari tulah merupakan bukti bahwa Tuhan adalah Penjaga dan Pelindung umat-Nya. (Sumber: Keluaran 8:22)

Tiang awan dan tiang api adalah manifestasi penyertaan Tuhan di padang gurun. (Sumber: Keluaran 13:22)

Manna yang turun setiap pagi (kecuali hari Sabat) di padang gurun selama 40 tahun dan air yang memancar dari gunung batu adalah bukti bahwa Tuhan selalu memelihara umat-Nya. (Sumber: Keluaran 16:35 ; Keluaran 17:6)

Tembok Yerikho yang runtuh dan peperangan demi peperangan yang dimenangkan oleh Israel adalah bukti pertolongan dan pembelaan Tuhan. (Sumber: Yosua 6 ; Ibrani 11:32-34)

Sampai hari ini, Tuhan selalu hadir dan menyatakan diri-Nya melalui para nabi, rasul, gembala, serta melalui berbagai mujizat!!!

Terlampau banyak bukti kehadiran Tuhan di dalam setiap musim yang berat yang harus kita lalui. Semua itu adalah bukti bahwa Tuhan selalu hadir dan nyata di dalam hidup setiap anak-anakNya dari MASA KE MASA, melewati MUSIM DEMI MUSIM, sampai akhir jaman!

“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20b)

Marilah kita berpegang pada janji Tuhan dan belajar menaruh percaya kepada Tuhan atas apapun yang diijinkan-Nya terjadi walaupun kita tidak dapat memahami keputusan-Nya.

“Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:9)

Oleh kedalaman hikmat-Nya Tuhan telah menetapkan dan mengatur setiap musim dalam kehidupan kita. Setiap musim adalah proses yang harus kita jalani. Kita tidak bisa memilih atau menolaknya, sebab Tuhan memiliki tujuan dalam setiap proses.

Semua adalah untuk membentuk kita agar semakin serupa dengan Dia, sehingga kita bisa mengerjakan kehendak-Nya, sesuai rencana-Nya. Kita harus taat dan berserah kepada setiap tuntunan Tuhan, serta rela dibentuk dan diubah oleh Tuhan.

Setiap musim punya kekhasan tersendiri. Kita tidak bisa menjalani musim yang baru dengan cara yang kita pakai di musim yang lalu.

Kita harus mau mengubah apa yang perlu diubah: kebiasaan, pola pikir, sudut pandang, cara kerja, pola hubungan, manajemen keuangan, dan sebagainya.

Bila kita menjalani setiap musim dalam ketaatan dan kepercayaan kepada Tuhan, serta mengerjakan bagian kita dengan tekun dan bersyukur, maka pada akhir musim kita akan menuai hasil dari “latihan” yang telah kita lalui. Yaitu “otot-otot iman” menjadi lebih kuat, hati yang lebih murni, hidup semakin kudus, cara berpikir yang diperbaharui, pengenalan akan Tuhan semakin bertambah, serta kedewasaan rohani. Dan yang terpenting adalah hubungan yang lebih intim dan kuat dengan Roh Kudus, hingga kita pun siap untuk memasuki musim yang baru, apapun itu! Pengkhotbah menulis renungan mendalam tentang semua itu: “Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya…” (Pkh 7:8a)

INDAH PADA WAKTUNYA

Tidak ada proses yang nyaman bagi daging, tapi hasil akhirnya adalah kemuliaan Tuhan yang semakin bersinar atas hidup kita. Kita akan menuai buah dari benih yang telah kita tabur pada sepanjang musim.

Setelah perjalanan panjang dan penuh pergumulan di padang gurun, akhirnya Israel memperoleh tanah yang dijanjikan. (Sumber: Kisah Para Rasul 13:17-19)

Setelah dijual sebagai budak dan dimasukkan ke dalam penjara, akhirnya Yusuf menjadi orang yang berkuasa di Mesir dan bahkan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. (Sumber: Kisah Para Rasul 7:9-10)

Setelah kehilangan semua anak dan seluruh harta bendanya, akhirnya Ayub menerima berkat dobel porsi dari Tuhan. (Sumber: Ayub 42:10)

Abraham, Daud, Nuh, dan banyak orang beriman, akhirnya menyelesaikan panggilan Tuhan karena mereka selalu berjalan bersama Tuhan dalam setiap musim kehidupan mereka. (Sumber: Ibrani 11)

Demikian pula dengan Anda dan saya. Bila kita selalu menjalani setiap musim kehidupan kita bersama Roh Kudus, maka dari akhir musim yang satu ke akhir musim yang lain, kita akan melihat gambaran yang semakin jelas akan karya Tuhan yang ajaib dalam hidup kita.

Memang kita tidak tahu bagaimana akhir dari musim ini atau bagaimanakah musim yang baru itu akan datang. Tapi Tuhan tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri. Bersabarlah dan bertekunlah dalam doa dan pengharapan sebab segala sesuatu pasti indah pada waktunya.

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.” (Pengkhotbah 3:11a)

“Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!” (Mazmur 27:14)

 

AMIN

Oleh: Sella Irene – Beautiful Words

POSTED IN ENGLISH: “The New Season” (click here)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,424 other followers

Archives

%d bloggers like this: