Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

MURID SEJATI


MURID SEJATISumber: Yohanes 6:25-71

“Murid sejati bukanlah sekedar simpatisan. Murid sejati adalah orang yang rela tertanam, bersedia diajar, antusias belajar, rela dikoreksi, bersedia berubah, bertumbuh dan tahan uji, hingga semakin lama semakin serupa dengan Kristus. Mereka adalah orang-orang yang terpanggil, dipilih, dan yang setia sampai akhir. Tidak berhenti ditengah jalan, tidak mundur, tidak berbelok dan tidak berbalik!” (Sella Irene – Beautiful Words)

MOTIVASI YANG TIDAK MURNI

Mujizat pelipatgandaan 5 roti dan 2 ekor ikan yang mengenyangkan 5 ribu laki-laki (tidak termasuk wanita dan anak-anak) membuat banyak orang takjub. Orang-orang yang melihat mujizat itu berkata, “Dia ini adalah benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yohanes 6:14)

Sejak itu banyak orang antusias mencari Yesus dan berusaha mengikuti kemanapun Dia pergi. Mereka ingin menjadikan Yesus sebagai raja yang mereka harapkan bisa membebaskan mereka dari penjajahan Roma, serta berharap supaya mereka bisa terus menerima mujizat yang memuaskan kebutuhan duniawi mereka, sebagaimana yang telah mereka nikmati sebelumnya. Tetapi Yesus mengetahui motivasi mereka yang sebenarnya.

Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri. (Yohanes 6:15)

Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. (Yohanes 6:26)

Motivasi orang-orang ini terbukti saat Yesus dengan tegas menegur mereka dan mengungkapkan kebenaran sejati tentang diri-Nya bahwa Dia adalah roti hidup yang turun dari Sorga, dan bahwa mereka harus makan daging-Nya dan minum darah-Nya bila ingin beroleh hidup (Yohanes 6:35-36 dan 48-58).

Mereka tidak dapat menangkap kebenaran itu. Mereka salah mengerti, bahkan tidak percaya! Bagi mereka, perkataan Yesus itu terlalu keras dan tak akan ada yang sanggup mendengarnya (Yohanes 6:60). Sejak itu, orang banyak yang semula berbondong-bondong mengikuti Yesus menjadi berbalik meninggalkan Yesus.

 

MUDAH BERBALIK

Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. (Yohanes 6:66)

Murid-murid yang mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Yesus adalah orang-orang yang mengikuti Yesus tapi tidak dengan hati yang murni melainkan hanya karena mujizat-Nya Yesus. Mereka tidak serius mengikut Yesus, namun hanya sepanjang pengajaran Yesus tidak bertabrakan dengan faham, kebiasaan, atau keinginan-keinginan manusiawi mereka. Namun ketika harus menerima seluruh pengajaran Yesus dan kehendak-Nya, saat itulah iman semu mereka menjadi runtuh!

Mereka inilah yang kemudian dengan mudah meninggalkan Yesus saat mereka memandang Yesus sebagai pribadi yang tak lagi dapat menuruti kemauan mereka, atau tidak lagi sesuai dengan kriteria mereka.

 

MANUSIA LAMA YANG BELUM DIUBAHKAN

Orang yang tidak sungguh-sungguh memberikan diri mereka pada Kristus, tak akan mengalami pembaharuan sebab mereka tak pernah mengijinkan Roh Kudus mengubah mereka.

Yesus menyampaikan kebenaran sejati tentang diri-Nya, namun mereka tak sanggup menerimanya. Mereka tak dapat sepenuhnya menerima kebenaran, sebab hati dan pikiran mereka belum diubahkan. Mereka masih hidup dalam cara, ukuran, dan pemahaman manusia lama mereka, sedangkan sesuatu yang rohani hanya dapat dinilai secara rohani.

“Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.” (1 Korintus 2:14)

Pada dasarnya tidak seorang pun manusia yang dapat menerima pengajaran kebenaran tentang Yesus dengan kekuatan diri sendiri. Hanya berdasarkan kedaulatan Allah dan anugerah-Nya seseorang bisa terbuka menerima kebenaran tentang Allah, sebab hal itu bertentangan dengan akal manusia.

Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” (Yohanes 6:65)

Hanya melalui pewahyuan dari Roh Allah sendiri maka hati dan pikiran manusia akan terbuka.

 

HARUS BERTUMBUH 

Sampai detik ini, banyak orang mencari Tuhan dan datang kepada Tuhan semata-mata karena ingin bebas dari problem dan ingin mendapat promosi. Ingin bebas hutang, sembuh dari sakit, peningkatan karir, mendapat jodoh, sukses dalam bisnis, dan sebagainya. Mereka hanya mencari berkat-Nya, hanya menginginkan mujizat-Nya. Hati mereka tidak sungguh-sungguh mencari Allah. Yang mereka nantikan adalah perbuatan tangan-Nya, bukan ingin mengenal Pribadi-Nya. Mereka tidak memandang Yesus sebagai Tuhan yang memberi hidup kekal, tetapi sebagai penyedia kebutuhan duniawi mereka saja. Tidak mengherankan bila setelah sekian lama mereka mengikut Yesus dan menyebut dirinya “murid” Kristus, namun mereka tidak bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan. Hati mereka belum diubahkan, pikiran mereka belum mengalami pembaharuan. Akibatnya, mereka tidak dapat menangkap firman Allah dan sulit menerima kebenaran. 

Tentang mereka rasul Paulus menulis:

“Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.” (Ibrani 5:12)

“Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.” (1 Korintus 3:2)

 

KOMITMEN DAN KESETIAAN

“Berjumpa Juru Selamat adalah anugerah, tetapi terus mengikut Dia adalah keputusan kita. Benih iman memang berasal dari Allah, tetapi untuk menyelesaikan perjalanan hingga garis akhir memerlukan komitmen dan kesetiaan kita.” (Sella Irene – Beautiful Words)

Banyak orang yang memutuskan untuk berhenti di tengah jalan dengan berbagai alasan. Orang-orang seperti itu bukanlah murid sejati. Bahkan di antara murid-murid terdekat-Nya pun ada murid yang kemudian mengkhianati Dia demi uang! Bisa jadi orang-orang yang akhirnya berbalik ini sejak semua memang tidak pernah sungguh-sungguh mengikut Yesus.

“Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.” (1 Yohanes 2:19)

 

Marilah kita memperbaharui komitmen kita dan senantiasa memohon pimpinan Roh Kudus agar kita bisa menjadi murid sejati, yang tidak akan pernah berbalik dari Juru Selamat kita. Menjadi murid yang dapat dipercaya dan menyelesaikan tugas dan panggilan kita sampai garis akhir.

“Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup. (Ibrani 10:38-39)

 

AMIN

 

Oleh: Sella Irene – Beautiful Words

Posted in English “THE TRUE DISCIPLE”

Image Source: Google Images (edit with pixlr app)

Advertisements

One comment on “MURID SEJATI

  1. Pingback: THE TRUE DISCIPLE | Beautiful Words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,427 other followers

Archives

%d bloggers like this: