Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

SEPAKAT


SEPAKATDengan kasih tanpa batas Tuhan telah turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Sejak semula tangan-Nya terulur menanti kita menyambut-Nya. Rancangan besar telah dipersiapkan bagi setiap orang yang bersedia memberi diri kepada-Nya. Tidak ada orang yang “sekedar” diselamatkan, tetapi setiap orang diberi kehormatan untuk bekerja bersama-Nya di atas muka bumi ini.

Rancangan-Nya bukanlah rancangan biasa, namun rancangan dahsyat yang takkan mungkin terjangkau oleh tangan dan keberadaan manusia, KECUALI bila bersedia berjalan bersama-Nya! Bukan sekedar berjalan bersama, namun bergandengan tangan dan SEPAKAT (AGREED) dengan Dia.

Ibarat satu kuk di atas pundak dua ekor lembu… Tanpa kesepakatan, dua pribadi takkan bisa berjalan bersama dan mencapai tujuan, karena akan terjadi tarik-menarik antara dua kepentingan.

 

“Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?” (Amos 3:3)

“Can two walk together, unless they are AGREED?” (Amos 3:3 NKJV)

“Do two people walk hand in hand if they aren’t GOING TO THE SAME PLACE?” (Amos 3:3 MSG)

Nabi Amos menyuarakan suara Tuhan bagi Israel. Ayat itu bukan hanya tentang hubungan sepasang manusia, namun gambaran Tuhan dan manusia yang berjalan bersama.

Kita tak kan bisa berjalan bersama Tuhan bila tak sepakat dengan Dia. Sepakat dengan pikiran-Nya, sepakat dengan hati-Nya, sepakat dengan jalan-jalan-Nya, dan sepakat dengan tujuan-Nya. Hal itu berarti kita sepakat dengan seluruh firman-Nya.

Sepakat dengan Tuhan berarti selalu berkata YA dan tidak berbantah (contend) dengan firman-Nya. Saat kita tidak melakukan firman-Nya, saat itulah kita tidak sepakat dengan Dia. Ketika kita bertindak di luar firman-Nya, ketika itulah kita sedang berbantah (contend) dengan Dia.

Sepakat (agreed) dengan Tuhan berarti selalu taat kepada-Nya, apapun kondisinya! Memang bukan hal mudah karena manusia penuh keterbatasan dan kelemahan, tetapi ada satu JALAN MENUJU KETIDAKTERBATASAN BERSAMA TUHAN, itulah IMAN.

IMAN

Bila kita ingin sebuah kehidupan di atas rata-rata, berjalanlah bersama Yesus. Tetapi seringkali jalan-Nya tidak sama dengan jalan kita. Seringkali otak kita tidak dapat memahami cara-Nya. Kebenaran-Nya selalu bertentangan dengan paham dunia, namun kita harus terus berada di dalamnya! Karena itu kita perlu IMAN.

Tanpa iman, takkan ada titik temu antara Tuhan dengan kita. Tanpa iman, tidak ada orang yang dapat berjalan bersama-Nya. Rancangan-Nya terlampau ajaib. Jalan-jalan-Nya tak terselami (fathomless). Pikiran-Nya dalam tak terukur.

O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! (Roma 11:33)

Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu. Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu. (Mazmur 92:5-6)

“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:8-9)

Berjalan bersama Yesus berarti hidup dalam iman. Bila ingin berjalan bersama-Nya, bersiaplah untuk percaya dan mempercayakan diri pada tuntunan-Nya. Tidak mudah, namun juga tidak sukar, karena Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjuang sendiri. Dia ada bersama kita, di dalam kita. Bagian kita adalah harus selalu sepakat dengan firman-Nya.

Henokh, Nuh, Abraham, Musa, para nabi, rasul, dan para pengikut Kristus yang setia sampai akhir, adalah orang-orang yang sepakat (agreed) dengan Tuhan. Mereka menangkap visi dari Tuhan dan secara total memberi diri untuk hidup di dalamnya. Mereka berjalan bersama Tuhan dengan setia walau seringkali dunia menentang. Iman mereka terbukti melalui ketaatan dalam setiap tindakan mereka.

Iman bukanlah sekedar “perasaan percaya”, tapi iman selalu disertai tindakan nyata, sebab perbuatan kita adalah bukti iman kita.

Bagaimana mereka bisa menangkap visi Tuhan dan percaya penuh untuk tinggal di dalamnya sampai akhir?? Karena mereka bukan sekedar mengetahui siapa Tuhan, tetapi mereka mengenal Dia dan membangun keintiman dengan-Nya setiap hari.

BERGAUL DENGAN TUHAN

Hubungan kita dengan Tuhan adalah hubungan yang sangat pribadi. Tuhan Yesus beberapa kali menggambarkan umatNya sebagai mempelai perempuan, dan Kristus adalah mempelai laki-laki. Dan dengan pewahyuan dari Tuhan, nabi Yesaya pun mengucapkan kalimat profetik yang sangat indah tentang hubungan Tuhan dan umat-Nya:

Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu. (Yesaya 62:5)

Sedekat dan seintim itulah seharusnya hubungan kita dengan Tuhan. Tetapi keintiman itu tidak akan terjalin bila kita tidak membiasakan dan melatih diri kita untuk bergaul erat dengan Tuhan.

Henokh adalah manusia yang berjalan bersama Tuhan dan terus menerus membangun keintiman dengan Tuhan sepanjang hidupnya hingga Tuhan mengangkatnya. “Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.” (Kejadian 5:24).

Demikian pula dengan Nuh:

“Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.” (Kejadian 6:9)

Mereka berdua sangat haus untuk bersekutu dengan Tuhan melebihi orang-orang sejamannya. Dan Tuhan pun merespon dengan memakai kehidupan mereka dengan cara tak terduga.

Tuhan jauh lebih ingin dekat dengan kita dibanding kita ingin mengenal-Nya. Saat kita mencari Tuhan dengan bersungguh hati dan menyatakan “ya, saya bersedia” kepada-Nya, maka Tuhan akan mengimpartasikan kuasa-Nya dan mengubah kita hingga kita memiliki kapasitas ilahi untuk menjadi pelaksana rencana Allah.

“…tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak. (Daniel 11:32b)

Hanya orang yang mengenal Tuhan yang dapat menjadi partner kerja Tuhan, sebab untuk berjalan bersama dibutuhkan kesepakatan dan kesehatian dalam segala hal. Jika kita tidak mengenal Tuhan maka kita tidak akan mengerti “bahasa-Nya”. Tanpa “bahasa” yang sama, tidak mungkin untuk saling memahami. Jika tak saling memahami, tak mungkin saling sepakat. Apa bahasa Tuhan? Bagaimana Tuhan berbicara dengan kita? Melalui Firman-Nya.

DI DALAM FIRMAN

“Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasaKu? Sebab kamu tidak dapat menangkap firmanKu” (Yohanes 8:43)

Tuhan tak pernah bertindak bertentangan dengan firman-Nya. Karena itu sangat penting bagi kita untuk tekun membaca, merenungkan, dan melakukan firman Tuhan. Bila kita setia tinggal di dalam firman Tuhan, maka kepekaan kita terhadap suara Tuhan akan semakin terasah, pikiran kita akan semakin diperbaharui, dan hati kita akan semakin diselaraskan dengan Tuhan. Dengan demikian, semakin mudah bagi Tuhan untuk mengarahkan kita sesuai kehendak-Nya!

KERELAAN

Kesepakatan kita dengan Tuhan dimulai saat oleh anugerah-Nya kita membuka hati untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya. Itulah langkah iman pertama kita, dengan benih iman yang berasal dari Tuhan sendiri. Sesungguhnya saat itu kita sedang menyambut uluran tangan-Nya. Itu adalah langkah pertama kita berjalan bersama Tuhan dan mulai memasuki rencana-Nya. Teruslah melangkah. Jangan berhenti, jangan berbelok, jangan berbalik!

“Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” (Ibrani 10:38)

Langkah pertama memang awal segalanya, tetapi kita tak bisa berhenti dan puas sampai di situ saja. Bila kita ingin terus bertumbuh di dalam Tuhan, maka kerelaan kita membuka hati untuk mengundang Tuhan Yesus masuk dalam hati kita, harus diikuti dengan “kerelaan yang terus menerus”. Kerelaan untuk menanggalkan dan meninggalkan semua ego, pencarian kepuasan pribadi, dosa, serta kesenangan duniawi, serta kerelaan untuk taat, dan untuk dibentuk oleh Tuhan sampai kita menjadi semakin serupa dengan Dia.

Kita tak boleh terus menerus menjadi bayi rohani. Kita harus bertumbuh jadi dewasa, akil balik, dan siap menjadi mempelai Kristus. Hanya umat yang sudah dewasa yang bisa dipercaya banyak oleh Tuhan.

Teruslah sepakat dengan Tuhan, yaitu dengan cara senantiasa taat terhadap setiap firman-Nya. Banyak orang ingin tahu kehendak Tuhan, tapi tidak mau taat. Banyak orang ingin mendengar suara Tuhan, tapi tidak mau rutin membaca firman Tuhan. TIDAK BISA!

Sebagaimana dua pribadi yang terus intens berkomunikasi dengan erat, semakin lama “bahasa” mereka akan semakin sama, pikiran dan cara pandang mereka makin selaras, dan dengan demikian mereka semakin mudah mencapai kesepakatan. Demikianlah antara kita dengan Tuhan. Bila kita mengerti “bahasa-Nya”, maka kita akan mengerti isi hati-Nya, mudah menangkap visi-Nya, dan semakin mudah mengerti setiap instruksi-Nya.

Tuhan tidak memaksa. Tuhan mencari yang bersedia. Taat dan lakukan semua kehendak Tuhan dalam kerelaan, maka setiap ketaatan akan membawa kita mencapai penggenapan rencana khusus-Nya bagi hidup kita.

Kiranya kekuatan dan hikmat dari Roh Kudus akan menopang kita, sehingga kita tetap teguh dan mampu untuk tetap setia sampai semua panggilan dan tugas yang diberikan pada kita selesai dengan tuntas, sesuai kehendak-Nya. Amin.

 

Oleh: Sella Irene – Beautiful Words

Posted in english “AGREED”

Image Source: Google Images (edit with pixlr app)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,424 other followers

Archives

%d bloggers like this: