Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

Bukan Kehendakku Tapi KEHENDAK-MU (Posted in English: Not my own will, but Yours)


Bukan kehendakku tapi kehemdakMUOrang yang kuat bukanlah orang yang sanggup mengangkat dan memikul gunung di pundaknya.

Orang yang kuat adalah orang yang bersedia melepaskan keinginannya, lalu dengan hati yang menyembah berkata;

“Datanglah KerajaanMu, jadilah kehendakMu.”

 

Setiap orang pasti punya keinginan dan harapan tertentu dalam hidupnya. Hal paling membahagiakan adalah saat semua itu terwujud menjadi kenyataan. Lalu bagaimana jika setelah sekian lama diusahakan dan didoakan dengan sungguh-sungguh namun tak kunjung membuahkan hasil?

MENJANGKAU IMPIAN

Datanglah kerajaanMuSelama beberapa minggu saya berdoa dan berpuasa dengan permohonan khusus kepada Tuhan, mengharapkan mujizatNya. Beberapa puluh hari saya lalui dengan semangat membara. Sungguh-sungguh berusaha menjaga perasaan, perkataan, dan pikiran agar semakin selaras dengan Firman Tuhan. Saya mengkondisikan diri untuk terus hidup dalam iman dan pengharapan. Jika mulai melemah, saya segera mencari Firman dan memperkatakannya. Sangat menggairahkan, hingga saya merasa sanggup memindahkan gunung! Kemudian sesuatu terjadi. Kesempatan yang saya nanti-nantikan tiba-tiba muncul di depan mata. Saya mengira sekaligus berharap bahwa itu adalah awal mujizat. Hati saya melambung, siap membuka pintu gerbang emas menuju kehidupan baru.

Lalu, apa yang terjadi?? Tak ada!! Momen yang saya kira sebuah jawaban doa, berlalu biasa-biasa saja seakan tak ada yang istimewa. Apa yang saya harapkan masih belum menjadi kenyataan. Bagaimana reaksi saya? Saya limbung bagai sehelai daun kering yang jatuh melayang tertiup angin. Semangat saya menguap entah kemana. Dengan kekuatan yang tersisa, saya berusaha membangkitkan diri namun tak sanggup. Saya bergumul beberapa hari, bertanya pada diri sendiri “mengapa, apa yang salah, apa yang kurang, apa yang harus diubah?” Saya tak menemukan jawabannya.

Setelah beberapa hari bergumul dalam ketidak-mengertian, tiba-tiba Tuhan memberi sebuah rhema: DATANGLAH KERAJAANMU, JADILAH KEHENDAKMU. Sebuah kalimat yang selalu diucapkan dalam Doa Bapa Kami. Seketika saya tersadar dan seperti keluar dari kabut pekat. Ternyata, selama berdoa dan berpuasa saya terlalu fokus pada kebutuhan dan keinginan saya, dan bersikeras untuk segera mendapatkannya. Hal itu membuat saya berusaha dengan kekuatan sendiri dan tidak berserah pada Tuhan.

 

BERSERAH

Berserah tak sama dengan menyerah.

Menyerah berarti tak mau berusaha lagi karena merasa gagal dan takut gagal lagi.

Tetapi orang yang berserah pada Tuhan adalah orang yang tetap melakukan bagiannya dengan maksimal, namun mempercayakan hasil akhirnya kepada Tuhan dan tak kecewa dengan keputusanNya.

 Berserah tak sama dengan menyerah

Dalam kehidupan sehari-hari, saat kita menghadapi pergumulan akan sebuah kebutuhan atau sekedar menginginkan sesuatu, Tuhan meminta kita untuk berdoa. “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6). Tetapi kadang tanpa sadar kita menganggap bahwa semakin banyak berdoa, berpuasa, memuji Tuhan, memperkatakan Firman, dan berkata positif, maka Tuhan semakin tak bisa menolak kemauan kita. Kita sering “memaksa” Tuhan dalam permohonan-permohonan kita. Kita lupa bahwa Tuhan adalah Allah yang berdaulat dan punya kekuasaan penuh untuk berkata ya atau tidak kepada kita. Kita lupa bahwa apa yang kita mau, belum tentu tepat dengan timing dan planning Tuhan bagi kita.

Yesus, Anak Allah, telah memberikan teladan sempurna buat kita. Sebelum ditangkap untuk disalibkan, Yesus berdoa dengan sungguh-sungguh di taman Getsemani agar cawan itu berlalu dari padaNya. Tetapi dalam keadaanNya yang paling mendesak sekalipun, Yesus tetap berkata, “Tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

Sebagai pengikut Kristus dan anak-anak Allah, marilah kita meneladani Yesus. Yesus bukan hanya mengajarkan bagaimana harus berdoa dalam Doa Bapa Kami, tetapi Yesus juga melakukannya. Sebenarnya, yang membuat kita sulit berkata “Jadilah kehendakMu” adalah karena kita merasa bahwa rencana dan pertimbangan kitalah yang terbaik. Kita tak percaya bahwa Tuhan sanggup menolong dengan cara lain.

 

Saat dengan hati menyembah kita berkata “Datanglah KerajaanMu dan jadilah kehendakMU”, berarti kita tunduk dan mengakui Tuhan sebagai Allah yang berdaulat, serta percaya tanpa curiga kepadaNya, bahwa Dia baik dan keputusanNya sempurna.

 

Allah berdaulat dan keputusanNya sempurnaSaat ini, jika Anda telah lama berdoa untuk sesuatu namun Tuhan belum menjawabnya, tetaplah berdoa dengan tekun dan sungguh-sungguh. Tetap nantikanlah Tuhan karena Dia Allah yang baik, murah hati dan setia. Jangan menyerah dan putus asa, tetapi berserahlah pada kehendak Tuhan. Jangan mengandalkan kekuatan diri sendiri. Hanya Roh Kudus yang sanggup menolong dan mengerjakan perkara Ilahi dalam hati kita, hingga akhirnya kita benar-benar sanggup berkata seperti Yesus, “Tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”  AMIN

 

 

Oleh: SELLA IRENE – Beautiful Words

Posted in English with titled “NOT MY OWN WILL, BUT YOURS” (click here)

Photos by : Sella Irene

Advertisements

One comment on “Bukan Kehendakku Tapi KEHENDAK-MU (Posted in English: Not my own will, but Yours)

  1. Pingback: Not my own will, but Yours (Posted in Indonesian: Bukan Kehendakku Tapi KehendakMu) | BeautifulWords

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,427 other followers

Archives

%d bloggers like this: