Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

PERCAYA atau MATI (Posted in English: Believe it or Die)


Percaya atau matiKetika kehidupan mendesak kita pada kemustahilan, sementara musuh makin mendekat dari segala arah, pilihannya adalah PERCAYA pada TUHAN yang sanggup membelah lautan, atau MATI di tangan musuh!!

Saat Tuhan membawa Israel keluar dari Mesir, langkah terakhir untuk terbebas dari kejaran tentara Mesir adalah mereka harus menyeberangi laut Merah yang dibelah oleh Tuhan. Pasti bukan hal mudah untuk melakukannya. Air laut terbelah bukanlah peristiwa natural yang dapat dijumpai sehari-hari. Bagaimana jika di tengah perjalanan tiba-tiba air laut menyatu kembali dan menelan mereka hidup-hidup?? Tetapi keadaan “memaksa” mereka melangkah. Tak ada pilihan lain kecuali percaya pada Tuhan dan secepatnya berjalan melintasi lautan dengan dinding air di kanan kiri mereka, atau tetap diam di tempat dan dihabisi tentara Mesir yang makin mendekat.

Saat keadaan baik-baik saja dan semua masih bisa diatasi, tanpa disadari manusia mengandalkan dirinya sendiri, kekayaannya, dan koneksinya. Lebih mudah bagi manusia manjadi benar-benar taat dan mengandalkan Tuhan ketika dalam situasi terdesak dan tak ada jalan sama sekali. Tuhan adalah Bapa yang baik yang ingin anak-anakNya senantiasa hidup dalam kemenangan dan kelimpahan. Tetapi ada waktunya Tuhan mengijinkan masalah terjadi dan memakai masalah itu untuk “memaksa” (baca sebagai menolong dan melatih) kita agar menjadi pribadi sesuai kehendakNya serta menyatakan kemuliaanNya.

 

LIHAT KE ATAS

Don't panic, Jesus is herePernahkah Anda mengalami suatu kondisi dimana segala sesuatu tiba-tiba menjadi buntu dan mustahil? Penyelesaian yang dibutuhkan seperti tak mungkin menjadi kenyataan. Apa yang diharapkan terlalu jauh dari yang bisa dijangkau dengan cara apa pun. Tak ada jalan di depan, sedangkan tekanan terus datang dari segala arah. Segala upaya sudah dilakukan. Tak ada manusia yang sanggup menolong. Menghadapi semua seorang diri jelas tak sanggup. Muncul pikiran negatif dan segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Ketakutan menyergap membuat semua keadaan menjadi semakin buruk. Masih adakah harapan…??

Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung, dari manakah akan datang pertolonganku?
Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. (Mazmur 121:1-2)

Saat di sekeliling tak ada jalan, di atas selalu ada jalan. Ada Tuhan yang mau dan mampu menolong. “Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk-Ku?” (Yeremia 32:27). Tuhan tidak sedang bertanya, tetapi Tuhan menegaskan bahwa tak ada satu pun yang mustahil bagiNya.

 

PERCAYA, PERCAYA, DAN PERCAYA

Satu masalah yang berhasil dilalui berarti satu anak tangga naik lebih tinggi.

Percaya Tuhan sanggup membelah samuderaSetiap kali Tuhan akan membawa umatNya pada babak baru, selalu dihadapkan pada situasi mustahil yang membutuhkan tindakan iman. Itulah saatnya percaya dan taat sepenuhnya pada Tuhan. Percaya pada Pribadi dan hati Tuhan, bukan pada perbuatan tanganNya. Banyak orang terpukau dengan perbuatan tangan Tuhan, yaitu mujizat dan berkat-berkatNya. Itulah yang dikejar banyak orang. Tetapi saat dihadapkan pada situasi tidak nyaman yang menuntut ketaatan tanpa kompromi, banyak orang mulai meragukan Tuhan. Mempertanyakan keputusanNya, kasihNya, keadilanNya, bahkan kuasaNya. Manusia lebih mudah percaya jika melihat bukti. Tetapi iman sejati adalah percaya meski tak melihat. Tanpa banyak bertanya, tanpa banyak berpikir, hanya dengar FirmanNya, percaya, dan segera lakukan. Karena jika Tuhan sudah berfirman mujizat pasti terjadi.

“Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat? yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang?” (Yesaya 51:10)

“Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi (Yesaya 45:2)

Lalu bagaimana jika sudah sungguh-sungguh berharap, berdoa, dan melakukan segala yang bisa kita lakukan untuk mentaati Firman Tuhan tapi sepertinya tak ada perubahan? Keadaan kita tetap terpuruk dan Tuhan seakan diam tak melakukan apa-apa. Jawabannya tetap sama: PERCAYA! Percaya bahwa Tuhan baik dan mengasihi, percaya bahwa Tuhan sanggup dan pasti menolong, percaya bahwa Tuhan tak akan mengecewakan dan mempermalukan orang yang berharap dan menantikan Dia, percaya bahwa Tuhan tak akan pernah terlambat. Dan sesungguhnya kita memang tak punya pilihan lain!! Kalau tidak percaya kepada Tuhan, mau percaya sama siapa lagi?! Kalau tidak menanti-nantikan Tuhan, mau menunggu siapa lagi?! Hanya Tuhanlah jalan keluar kita. Peganglah iman dan pengharapan kita sampai titik terakhir!

Siapa tahu HARI INI mujizat Tuhan dinyatakanJangan membuat sekian banyak waktu yang sudah dilalui dalam penantian dan pengharapan menjadi sia-sia dengan menyerah di tengah jalan. Tetap percaya dan berharap karena siapa tahu hari ini mujizat Tuhan dinyatakan!

 

 

Oleh : Sella Irene – Beautiful Words

 

All photos by Sella Irene

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,423 other followers

Archives

%d bloggers like this: