Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

KEPUASAN PRIBADI ATAU MENJADI BERKAT ??


1326858175906364812

Kali ini ijinkan saya menulis tentang apa yang saya rasakan …..

Menulis adalah salah satu kesukaan saya, selain menyanyi tentunya. Kalau Anda membaca puisi-puisi yang saya tulis, beberapa di antaranya saya tulis sekitar awal tahun 2000-an. Sesungguhnya bukan hanya itu. Sejak saya berusia belasan tahun…dan itu berarti sekitar 20-an tahun lalu, saya telah menulis novel sederhana, bahkan dengan tulisan tangan pada sebuah buku tulis (karena saya tak punya mesin ketik). Dengan polosnya (saat itu) saya mengedarkan buku “novel” itu ke seluruh teman sekelas yang juga dengan polosnya bersedia membacanya sampai habis secara bergiliran lalu menulis kesan-kesan mereka pada halaman belakang buku “novel” itu. Kalau pada era sekarang, mungkin sama dengan leave comment pada blog.

Satu ayat yang sangat saya cintai sejak saya mulai membaca alkitab (sampai saya menghafalnya) adalah Mazmur 45 : 2

“ Hatiku meluap dengan kata-kata indah,

aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja ;

lidahku ialah pena seorang juru tulis yang mahir. “

Seringkali saya mengutip ayat itu di buku pelajaran sekolah saya, buku harian, buku catatan kotbah, bahkan pada buku diary teman yang saya diminta mengisinya. Saya tahu ayat firman itu terpatri dalam jiwa dan roh saya.

Jiwa saya sepenuhnya menyadari bahwa hasrat untuk menulis itu telah Tuhan letakkan sejak masa kanak saya. Saya aktif menulis sejak saya belum genap berusia 10 tahun (yang kemudian hanya saya arsip di container plastik berdebu karena saya lama tak menyentuhnya) sampai sekitar 2002. Setelah tahun itu saya jarang sekali menulis. Sampai satu setengah tahun lalu, gairah menulis itu tiba-tiba menggebu kembali, semakin lama semakin kuat sampai saya tak mampu menahannya.

Meski saya tak lagi pantas disebut pemudi, saya tahu saya harus mengikuti kemajuan teknologi kalau ingin mempublikasikan tulisan saya. Saya sangat ingin dan tak sabar untuk membuat blog. Tapi ada sesuatu yang rasanya harus saya pertimbangkan sungguh-sungguh sebelum mulai melangkah. Apakah “sesuatu” itu biarlah hanya saya yang tahu (dan suami saya tentunya). Lalu saya meminta sebuah konfirmasi dari Tuhan bahwa saya memang harus mengambil jalan ini. Apa konfirmasi itu, sekali lagi…biarkan hanya saya dan suami saya yang tahu karena ini bersifat pribadi saya dengan Tuhan.

Saya tak perlu menunggu lama untuk jawabannya. Dan bonusnya adalah Tuhan menambahkan konfirmasinya dengan mengijinkan saya menabur benih untuk tulisan saya. Saya katakan bahwa itu benih karena memang pada ahkirnya saya benar-benar harus melepaskannya sepenuhnya dari genggaman saya dan membiarkannya jatuh ke tanah dan mati. Karena kalau biji tidak jatuh ke dalam tanah dan mati  ia akan tetap menjadi satu biji saja bukan ?

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, 

ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

( Yohanes 12 : 24 )

Maka mantaplah saya membuat blog ini !

Kerinduan terbesar saya adalah semua tulisan saya berasal dari hati Tuhan, sehingga ketika orang membacanya, mereka benar-benar terkoneksi dengan hati Bapa. Walaupun title blog ini adalah beautifulwords, saya benar-benar tak mau kalau hanya sekedar kata-kata yang indah !! Bukankah sebuah kerinduan yang mulia ??

Tapi akhir-akhir ini fokus saya teralihkan dari visi mulia itu. Saya lebih sibuk dan tertarik dengan hal-hal seputar blog dan pernak-perniknya. Saya lebih tertarik mengamati blog orang lain, senang jika follower atau visitor blog saya bertambah, dan gelisah jika tak ada respon terhadap posting saya. Saya sibuk mencari cara agar blog saya dikenal orang. Jangan salah, saya tahu persis itu semua memang diperlukan !  Itulah sebabnya saya berusaha keras melakukannya.

Tapi jika semua itu telah menggeser posisi hati Tuhan dari tempat utama di hati saya, saya tahu bahwa cepat atau lambat saya memasuki jalan yang akhirnya akan membuat saya lebih mengutamakan blog saya dan apa kata orang, dibanding apa yang Tuhan mau kerjakan melalui hidup saya. Dengan kata lain, saya lebih mengutamakan kepuasan pribadi saya dibanding menjadi berkat bagi orang lain.

Jadi sejak saat ini saya memutuskan, bahwa sementara saya melakukan bagian saya, saya akan mempercayakan hasilnya kepada Tuhan. Kalaupun tulisan saya hanya dibaca oleh satu orang saja…asalkan hidup orang itu diubah oleh Tuhan, cukuplah itu buat saya.

Bukankah saya hanya pena ? Juru Tulis yang sejati adalah Tuhan.

Sejauh mana Tuhan mau memakai saya, jadilah itu menurut kehendak-Nya.

Amin

Oleh: Sella Irene – Beautiful Words

Photo Credit : Google images ( kesehatan.kompasiana.com )

Advertisements

4 comments on “KEPUASAN PRIBADI ATAU MENJADI BERKAT ??

  1. Karina Susanto
    September 12, 2013

    Hello.

    penulisan kamu teramat bagus. saya sangat suka dengan your writing style. begitu comprehensive. saya akan meluangkan waktu lebih to read your writing. Blessing untuk kamu.
    Karina

    Like

    • sellairene
      September 12, 2013

      Halo Karina… Terimakasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya. Kamu adalah saudara dalam Kristus yang sangat mendukung dan selalu memberi semangat 🙂
      Saya sangat menghargai usahamu untuk menulis comment dalam bahasa indonesia. Kamu luar biasa 🙂
      Saya pasti juga akan sering mengunjungi blog kamu 🙂 Tuhan memberkati.

      Like

  2. ourjourneybits
    September 12, 2013

    Amen! I agree if my blog is read by one person, I praise God that their life be changed in some way!

    Like

    • sellairene
      September 12, 2013

      Yes, praise God. All the glory to our Lord Jesus. God bless you my sister 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 2, 2013 by in The Story of Life|Kesaksian and tagged , , , , , , , , , , .

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,425 other followers

Archives

%d bloggers like this: