Beautiful Words

Beautiful words stir my heart. I will recite a lovely poem about the king, for my tongue is like the pen of a skillful poet.

TUNTASKAN DI HADIRATNYA


( Sumber : KEJADIAN  25:19  sampai  KEJADIAN  33:20 ; HOSEA 12:4-5 )

Doa-Kristiani1 

Apakah selama ini Anda selalu lari dari masalah?

Mencoba menyelesaikannya namun malah semakin rumit dan menghasilkan masalah baru ?

Atau adakah hal yang menghantui Anda bertahun-tahun tanpa tahu bagaimana mengakhirinya ?

Berpuluh tahun Yakub hidup dalam pelarian. Lari dari Esau ke rumah Laban, dan akhirnya harus pergi  juga dari rumah Laban. Puncaknya adalah saat dia harus membereskan hubungannya dengan Esau. Tapi satu tindakan yang diambil Yakub telah secara ajaib menyelesaikan masalahnya….

 

LIKU-LIKU YAKUB            

Dia telah mulai menipu sejak dalam kandungan. Tidak seperti umumnya anak kembar yang kompak dan erat hubungannya, mereka berdua saling bertolak-tolakan sejak dalam rahim ibunya.  Selanjutnya mereka berdua tumbuh dengan perlakuan berbeda. Yakub kesayangan ibu, dan Esau si sulung kebanggaan ayah. Yakub sangat dekat dengan ibunya, dia suka berdiam di kemah bahkan pandai memasak. Aroma masakannya mampu memikat Esau yang sedang lapar sehabis berburu, suatu kegiatan yang sering ia lakukan karena Ishak ayahnya, senang makan daging buruan. Lalu Esau yang memang memandang ringan hak kesulungan, menyetujui untuk menukar hak kesulungannya dengan roti dan masakan kacang merah sedap buatan Yakub.

Ketika Ishak telah tua, ia berniat memberikan berkat kesulungan pada Esau. Atas inisiatif  ibunya, Yakub memperdaya ayahnya dengan memakai pakaian Esau dan kulit anak kambing untuk membalut tangan dan lehernya yang licin, agar saat ayahnya yang telah kabur matanya merabanya, percaya bahwa ia adalah Esau. Dengan membawa daging kegemaran Ishak yang diolah ibunya, Yakub berhasil mendahului Esau mendapatkan  berkat kesulungan itu.

Betapa luka hati Esau saat mengetahui hal itu. Esau menaruh dendam pada Yakub. Hanya rasa hormat pada Ishak yang membuat Esau menahan hasratnya.  Setelah Ishak meninggal, Esau bertekat melaksanakan niatnya untuk membunuh Yakub.

 

Atas inisiatif ibunya, larilah Yakub ke rumah Laban, pamannya.

Apakah dengan demikian masalahnya selesai ??

Tentu saja tidak! Bahkan babak baru sedang dimulai…

 

DALAM PELARIAN            

 Yakub yang cerdik, dapat ditipu juga oleh Laban. Rahel yang diidamkan Yakub untuk menjadi istrinya dengan membayar 7 tahun pengabdian, telah ditukar oleh Laban dengan Lea pada malam pengantinnya. Karena cintanya yang besar,  Yakub rela mengabdi 7 tahun lagi demi memperoleh wanita impiannya. Bahkan Laban berhasil mencurangi Yakub dan sepuluh kali mengubah upahnya. Setelah 20 tahun Yakub bekerja pada Laban, akhirnya Yakub lari dari rumah Laban dengan membawa semua keluarga dan seluruh harta kekayaan yang berhasil diperolehnya.

Sekali lagi Yakub lari dari masalahnya.

Dan sekali lagi, apakah dengan demikian masalahnya selesai ??

Pasti tidak !  Laban mengejarnya !

Pada hari ke-3 saat diberitahukan pada Laban bahwa Yakub lari, Laban beserta sanak keluarganya mengejar selama 7 hari perjalanan jauhnya, dan dapat menyusul rombongan Yakub di pegunungan Gilead. Laban marah karena Yakub pergi tanpa pamit, tapi terlebih lagi karena dewa terafimnya yang hilang. Diam-diam Rahel membawanya.  Tuhan melindungi Yakub dengan berbicara dalam mimpi dengan Laban agar tak mengatai Yakub. Akhirnya tercapailah perjanjian damai antara Laban dengan Yakub.

Selesai dengan Laban,  Yakub telah ditunggu masalah yang ditinggalkannya berpuluh tahun lalu. Esau sedang menyongsongnya ! Seperti biasa,  Yakub mencoba menyelesaikan  masalah dengan caranya sendiri. Dia mengirim utusan untuk mengambil hati Esau. Namun laporan yang diterimanya semakin menciutkan hatinya. Esau mendatanginya dengan diiringi 400 orang!! Sama sekali bukan cara yang manis untuk sebuah reuni keluarga yang berpuluh tahun terpisah. Semakin sesaklah hati Yakub.

Dengan harta dan kepandaiannya bersiasat, Yakub membagi orang-orangnya dan ternaknya menjadi 2 pasukan, karena pikirnya : “ Jika Esau datang menyerang pasukan yang satu, sehingga terpukul kalah, maka pasukan yang tinggal akan terluput”.  Bukan itu saja, ratusan ternak telah disiapkannya untuk dipersembahkan kepada Esau.

Tapi siapa yang menjamin bahwa sebaik apapun upaya yang kita lakukan

pasti dapat menyelesaikan masalah kita ??

 

PENENTUAN : PERGULATAN DI SUNGAI YABOK

 

Tinggal selangkah lagi Yakub bertemu Esau.

Satu langkah itu adalah sungai Yabok.

Apa yang terjadi di sebelum penyeberangan sungai Yabok,

sangat menentukan apa yang akan dialami Yakub sesudahnya.

 Setelah Yakub menyeberangkan anak, istri, dan semua hartanya, tinggalah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki misterius bergulat dengan Dia sampai fajar menyingsing.

Hosea 12 : 4 – 5  

“…………… dalam kegagahannya ia bergumul dengan Allah. Ia bergumul dengan Malaikat dan menang…”

 Kejadian 32 : 28

Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”

 

PEMULIHAN

Akhirnya tibalah saat yang dinantikan. Dari kejauhan dilihatnya Esau. Maka Yakub pun mengatur barisannya. Ia menempatkan budak-budak perempuan  beserta anak-anak mereka di muka, Lea beserta anak-anaknya di belakang mereka, dan Rahel beserta Yusuf di belakang sekali. Dan Yakub sendiri berjalan di depan mereka dan  sujud sampai ke tanah tujuh kali, hingga ia sampai ke dekat kakaknya itu. Apa yang kemudian terjadi sangat mengejutkan,  jauh diluar apa yang dibayangkan Yakub.

Kejadian 33 : 4

Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka.

Luruhlah sudah semua dendam dan luka yang puluhan tahun terpendam.

Larut bersama air mata pengampunan dan kerinduan.

Apa yang mengubah Esau dalam semalam ??

 

TITIK BALIK

Berpuluh tahun Yakub menghindar dan lari dari dendam Esau. Berpuluh tahun pula Yakub hidup dengan satu kesadaran bahwa nyawanya terancam hendak dibunuh Esau. Dan ketika saat perjumpaan dengan Esau tak terhindarkankan lagi, satu langkah tepat diambil Yakub.

Sungai Yabok menjadi saksi bagaimana setelah menyeberangkan seluruh keluarganya, dengan sengaja Yakub mengambil waktu untuk sendirian. Semalaman,  dalam ketakutan dan tekanan masalah yang dihadapinya, dengan tekun dan gigih bergumul dengan Tuhan dan tak melepaskanNya sampai dia diberkati. Dan sejak itu nama Yakub diubah menjadi Israel. Maka ketika Esau menjumpainya, yang dilihatnya bukan lagi Yakub “Sang Penipu”, tapi Israel “The Prince of God”. Detik berkat Tuhan dilepaskan atas Yakub, detik itulah secara ajaib kuasa Allah bekerja mengubah hati Esau, sehingga apa yang ditakutkan Yakub tak terjadi.

Kalau dulu dia memperoleh hak kesulungan dengan caranya sendiri, malam itu secara sah dia menerima berkat dari Tuhan sendiri. Bahkan dengan bangga  Allah menyebut diriNya sebagai Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub.

 

DI HADIRATNYA

Ada saat dalam kelemahan kita, masalah kita terasa sangat besar. Bahkan hampir selalu bahwa masalah sesungguhnya tak sebesar ketakutan kita. Seperti obyek yang diletakkan di depan sorot lampu, menghasilkan bayangan yang besar, jauh melampaui ukuran aslinya. Seringkali yang kita lihat adalah bayangan dari masalah. Nampak sebegitu besarnya sehingga kadang meluruhkan kekuatan dan harapan, karena kita merasa tak mampu menanggungnya. Bayangan-bayangan buruk berkembang dalam imajinasi kita. Akibatnya kita diserbu rasa cemas, takut, kuatir, bahkan putus asa.

Saat Anda berada dalam masalah,

kuncinya bukanlah bagaimana menyelesaikan masalahnya,

tapi seberapa dalam keteguhan dan kesungguhan hati Anda untuk bergumul dengan Tuhan.

 Ijinkan Dia mengoreksi hidup Anda, relakan hati Anda untuk melepaskan apa yang tak berkenan, rendahkan hati untuk mengakui semua kesalahan, dan mencari Tuhan dengan sepenuh hati.

 

 Saat hati Anda disembuhkan,

saat hubungan Anda dengan Tuhan dipulihkan,

secara ajaib masalah anda akan selesai dengan sangat mudah.

 

Walau nampak tak mungkin . . . . .

Serumit apapun hidup Anda,

saat Anda masuk dalam hadirat Tuhan,

Tuhan sanggup membereskannya.

 Ada kekuatan dan hikmat yang ajaib dari Tuhan yang dicurahkan bagi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan, sehingga dapat menanggung dan bertindak dengan tepat atas setiap masalah yang terjadi.

 

 MARI TUNTASKAN SEMUA KEMELUT ANDA

DI DALAM HADIRAT TUHAN.

DENGAN SEGERA ANDA AKAN MELIHAT PERBUATAN-NYA YANG AJAIB.

“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN

mendapat kekuatan baru :

mereka seumpama rajawali yang naik terbang

dengan kekuatan sayapnya ;

mereka berlari dan tidak menjadi lesu,

mereka berjalan dan tidak menjadi lelah”

( Yesaya 40 : 31 )

 

 

oleh : Sella Irene – Beautiful Words

Photo Credit : Google Images

Advertisements

One comment on “TUNTASKAN DI HADIRATNYA

  1. Humble Heart
    August 17, 2013

    Yeeeeessssss……..lebih aman dalam hadirat Tuhan daripada di tempat lain. Hatiku selalu tertuju padaMu ya Yesus…..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 14, 2013 by in Reflection|Renungan and tagged , , , , , , , , , .

Navigation

translate this blog

Follow Beautiful Words on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,423 other followers

Archives

%d bloggers like this: